Tata Ibadah Minggu Keempat 23 Maret 2014
TATA IBADAH GKJ BEKASI TIMUR
MINGGU KEEMPAT, , 23 Maret 2014
NUANSA IBADAH : Syukur atas kekuatan yang Tuhan karuniakan di tengah pergumulan hidup

PRA-IBADAH
1. Saat Teduh dan Doa Persiapan Ibadah
2. Pembacaan Intisari Warta Gereja (oleh Pewarta) (jemaat duduk)
3. Penyalaan Lilin Ibadah (oleh Pewarta)
4. Lonceng dibunyikan, jemaat berdiri, dan menyanyikan Nyanyian Pembukaan – PKJ 27 : 1-3
5. Prosesi (Pemimpin Ibadah dan anggota Majelis masuk ke ruang ibadah)

I. LITURGI PEMBUKA
1. PENGAKUAN DAN SALAM (oleh Pemimpin Ibadah, jemaat tetap berdiri)
a. Pengakuan dan Salam (umat memandang ke arah Pemimpin Ibadah)
P : Di dalam syukur atas kekuatan di tengah rupa-rupa pergumulan kehidupan yang kita hadapi, marilah kita awali dan khususkan ibadah ini dengan pengakuan bahwa TUHAN, Sang Pencipta dan Pemelihara, adalah sumber keselamatan kita.
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Yesus Kristus, Putera Tunggal-Nya, kiranya menyertai Saudara-saudara. Amin.
U : (Menyanyikan KJ 478a – “Amin, amin, amin”)
2. NYANYIAN PUJIAN (jemaat duduk)
a. Ajakan Beribadah
L : Ibu, Bapak, dan Saudara sekalian, sungguh kita bersyukur atas kekuatan yang Tuhan karuniakan dalam menjalani kehidupan. Kendati pun ada rupa-rupa pergumulan yang harus kita hadapi, Tuhan memampukan kita untuk melewatinya. Kiranya seluruh ibadah ini menjadi wujud ungkapan syukur kita kepada Tuhan, Sumber Kekuatan kita.
b. Nyanyian Pujian – PKJ 27 : 4-6
3. PENGAKUAN DOSA DAN PENGAMPUNAN
a. Pembacaan Hukum Kasih – (oleh Liturgos)
b. Nyanyian Penyesalan/Pengakuan Dosa – KJ 144b : 1-2
c. Berita Pengampunan Dosa (oleh Pemimpin Ibadah)
P : Sebagai pelayan Tuhan, perkenankan saya menyampaikan bahwa bagi setiap orang yang dengan rendah dan tulus hati mengakui dosanya, Allah yang penuh kasih dan rahmat mengaruniakan pengampunan dosa, sebagaimana nyata melalui firman-Nya dalam “ ... Ayat Penuntun Berita Anugerah ... ” – di dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Amin.
U : Syukur kepada Allah.
4. LITANI MAZMUR
a. Litani Mazmur – (oleh Liturgos dan Umat)
b. Nyanyian Sukacita – PKJ 245 : 1-3 (jemaat berdiri)

II. LITURGI SABDA
1. PEMBACAAN SABDA
a. Doa mohon pimpinan dan hikmat Roh Kudus (oleh Pemimpin Ibadah)
b. Bacaan I – Keluaran 17 : 1-7 (oleh Lektor)
c. Bacaan Injil – Yohanes 4 : 5-26, 39-42 (oleh Pemimpin Ibadah)
§ Diakhiri dengan ucapan: ” Berbahagialah setiap orang yang mendengarkan Firman Tuhan dan memeliharanya. Haleluya/Hosiana/Maranata!”)
§ Umat menyambut dengan NKB 225 – “Haleluya! Amin!”
2. KHOTBAH–“ Yesus, Sang Air Hidup ”
3. RESPONS ATAS KHOTBAH (suasana hening, tanpa musik/nyanyian)
a. Saat Teduh/Hening (hening tanpa iringan musik/nyanyian)
b. Doa Syafaat
c. Paduan Suara /Vocal Group (jika ada)
d. Pengakuan Iman Rasuli (dipimpin Liturgos, jemaat berdiri)

III. LITURGI PENGUCAPAN SYUKUR
1. PENGUCAPAN SYUKUR (jemaat duduk)
a. Ajakan Bersyukur – (oleh Liturgos)
b. Penghimpunan Persembahan
· Nyanyian Pengucapan Syukur – KJ 287b : 1-....
· Nyanyian dinyanyikan bait pertama terlebih dulu, sementara umat mempersiapkan persembahan.
· Menjelang akhir bait pertama, pelayan penghimpun persembahan dan anggota Majelis berjajar di depan mimbar. Anggota Majelis dan Pemimpin Ibadah menyampaikan persembahan terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh segenap umat. (jemaat duduk dan/atau maju)
c. Doa Pengucapan Syukur (oleh Liturgos, jemaat berdiri)
Ditutup dengan Doa Bapa Kami, dan diakhiri dengan KJ. 475 – “Kar’na Engkaulah”

IV. LITURGI PENUTUP
1. PENGUTUSAN
a. Nas Pengutusan (oleh Liturgos)
L : Terimalah pengutusan atas kita : (membaca ) ... Demikianlah Sabda Allah.
U : Terpujilah Tuhan!
b. Nyanyian Pengutusan – KJ 421 : 1-3
2. BERKAT
a. Penyampaian Berkat Tuhan (oleh Pemimpin Ibadah)
P : Dengan kerendahan hati, mari kita memohon berkat dan kekuatan dari Tuhan untuk menjalani hari demi hari dalam kehidupan kita. Terimalah berkatnya : ... (berkat disampaikan)
U : (menyanyikan KJ 478c – “Amin, amin, amin”)
b. Nyanyian Penutup – KJ 421 : 4-5

(Sementara jemaat menyanyikan Nyanyian Penutup, Pemimpin Ibadah turun dari mimbar utama/besar, mematikan Lilin Ibadah, kemudian menyerahkan Alkitab kepada Liturgos. Setelah itu, Pemimpin Ibadah dan anggota Majelis bersalam-salaman dengan warga jemaat di depan pintu gedung gereja)